TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - "Bu Guru, aku bersumpah tidak mencuri ponselmu."
Itulah kata-kata terakhir yang dituliskan oleh seorang siswa berusia 13 tahun dalam suratnya sebelum melakukan percobaan bunuh diri.
Siswa tersebut diduga telah mencuri telepon genggam milik salah seorang guru di sekolahnya.
Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu melakukan percobaan bunuh diri di sekolahnya sendiri di Nibong, Tebal, Penang, Malaysia.
Tribunstyle melansir dari Berita Daily, siswa yang diketahui bernama Piriya itu ingin mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Peristiwa gantung diri itu terjadi pada hari Selasa (27/1/2018) silam.
Untungnya, aksi nekatnya tersebut berhasil diketahui oleh keluarga.
Nyawa Piriya pun berhasil diselamatkan.
Kini, Piriya sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Pada hari Rabu (24/1/2018) kemarin, Piriya dituduh telah mencuri ponsel iPhone 6 milik salah seorang gurunya.
Meski sudah menyangkal berkali-kali, sang guru tetap membawa Piriya ke sebuah ruangan dan mengurungnya di sana.
Guru itu berharap Piriya mau mengaku perbuatan yang entah benar-benar dilakukannya atau tidak.
Sebelum mengurung di ruangan tersebut, sang guru pernah berkata bahwa dirinya memiliki bukti berupa rekaman CCTV.
Piriya pun sempat meminta bukti itu pada sang guru, namun rekaman itu tidak juga dia tunjukkan.
Selain dikurung, Piriya juga dipermalukan di depan teman-temannya sendiri.
Piriya juga tak diizinkan pergi saat jam istirahat.
Suatu hari setelah pulang sekolah, si guru dan suaminya (yang juga seorang guru) membawa Piriya ke rumahnya.
Halaman selanjutnya >>
