TRIBUNSTYLE.COM - Sebuah rekaman yang mengharukan menangkap momen seorang ibu yang patah hati di China berlutut di tengah cuaca dingin menawarkan layanan pemberian ASI.
Terdengar aneh memang, tapi ia melakukannya demi mengumpulkan dana bagi bayinya yang sakit.
Meskipun kesehatannya sendiri lemah, ibu baru berusia 24 tahun tersebut menawarkan jasa ASI bagi bayi orang lain dengan tarif Rp 13.500 per menitnya.
Dilansir TribunStyle.com dari Daily Mail Online, Selasa (6/2/2018), wanita bernama Tang itu mengatakan jika dirinya terpaksa mengemis lantaran tak mampu lagi membayar tagihan rumah sakit yang mahal.
Saat diemui awak wartawan pada akhir Januari, wanita 24 tahun ini baru saja melahirkan dan kondisinya pun belum sepenuhnya pulih.
Suaminya mengatakan, bahwa dokter telah menyuruh mereka menyiapkan sedikitnya Rp 153 juta untuk menyelamatkan anak mereka.
Pasangan ini hanyalah pekerja migran yang telah menghabiskan seluruh tabungannya untuk merawat ayahnya yang menderita kanker.
Selain itu, suami Tang harus mengurus ibunya yang juga sakit.
Akibatnya, mereka tidak memiliki cara lain selain meminta bantuan orang asing.
Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan pasangan yang terlihat sedih ini berlutut di depan umum dengan sebuah papan nama yang diletakkan di depan mereka.
Papan itu berisi kisah keduanya.
Sambil menggendong anak sulungnya yang dianggap sehat, Tang mengenakan syal untuk menutupi wajahnya sehingga ia tidak mudah dikenali.
