
SRIPOKU.COM-- Menikah adalah salah satu keputusan besar yang dihadapi kedua pasangan.
Oleh sebab itu, sebelum menikah harus benar-benar tahu watak dan perilaku dari masing-masing pasangan.
Agar tak merasa kecewa di kemudian hari, karena mengarungi biduk rumah tangga bukan hanya sebulan ataupun setahun, melainkan selamanya hingga maut memisahkan.
Kisah haru pun harus dialami seorang pria dalam keadaan tubuh yang cacat berjibaku mencari calon pasangannya.
Ia menguji beberapa wanita yang mencintai dengan tulus tanpa memandang apa-ap hingga hal janggal pun ia temukan di kemudin hari.
Seperti Sripoku.com lansir dari Cerpen.co.id berikut kisah selengkapnya:
Dulu saat masih kecil, aku pernah mengalami kecelakaan dan kehilangan kedua kaki aku. Sebenarnya masih bisa diselamatkan, namun kemampuan medis saat itu belum semodern sekarang.
Waktu kecelakaan, masih ada seorang anak perempuan yang terluka, aku pun menyerahkan kesempatan medisku ke dia, membiarkannya dibawa ke rumah sakit dulu.
justify;">
Setelah tumbuh dewasa, aku berhenti sekolah dan bekerja ke kota. Karena cacat,aku hanya bisa memakai kursi roda, sulit sekali untuk mencari pekerjaan.
Aku kemudian berjualan barang kecil-kecilan di jalan untuk menghasilkan pendapatan.
Tidak disangka aku berbakat berjualan. 10 tahun kemudian aku berhasil menabung banyak uang dan hidup berkecukupan.
Sudah saatnya menikah, namun setiap kali datang ke acara perjodohan, aku sadar, banyak perempuan yang awalnya memandangku sebelah mata karena kakiku.
Namun setelah mengetahui kekayaanku, mereka malah mau bersamaku. Jadi aku mulai tahu, mereka semua mau bersamaku karena uang-uangku.
Sampai suatu hari aku bertemu dengan istriku yang sekarang. Ia adalah seorang mahasiswi universitas, cantik dan pintar.